Pandangan Siswa Terkait Pandemi Covid-19 bagi Pendidikan di Indonesia

(oleh Marlina Yulianingrum)

Ketua OSIS Periode 2019/ 2020

Akhir-akhir ini berbagai negara di dunia, tengah dikejutkan dengan wabah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus bernama corona atau lebih dikenal dengan istilah Covid-19 (Corona Virus Disease-19). Wabah  virus ini memang penularannya sangat cepat menyebar ke berbagai negara di dunia. Sehingga oleh World Health Organization (WHO), menyatakan wabah penyebaran virus covid-19 sebagai pandemi dunia.

Sebagai dampak dari pandemi covid-19 ini, menyebabkan diterapkannya berbagai kebijakan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Upaya yang dilakukan pemerintah, adalah sebagai berikut :

  1. Physical Distancing | Social Distancing

Yaitu himbauan untuk menjaga jarak diantara masyarakat, menjauhi aktivitas dalam segala bentuk kerumunan, perkumpulan, dan menghindari adanya pertemuan yang melibatkan banyak orang.

  1. Work From Home (WHO)

Kebijakan ini merupakan upaya yang diterapkan kepada masyarakat agar dapat menyelesaikan segala pekerjaan dari rumah. Pendidikan di Indonesia pun menjadi salah satu bidang yang terdampak akibat adanya pandemi covid-19 tersebut.

Dengan adanya pembatasan interaksi, Kemendikbud mengeluarkan kebijakan meliburkan sekolah dan mengganti Kegiatan Belajar Mengajar(KBM) dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Penerapan suatu kebijakan baru, tentu ada sisi negatif maupun sisi positifnya. Adapun permasalahan dari adanya sistem PJJ antara lain

  • Akses informasi yang terkendala oleh jaringan yang menyebabkan lambatnya dalam mengakses informasi.
  • Siswa mengeluh karena tugas yang diberikan oleh guru lebih banyak dari pembelajaran tatap muka.
  • Penerapan pembelajaran online juga membuat pendidik berpikir kembali, mengenai model dan metode pembelajaran yang akan diterapkan.

Dibalik masalah dan keluhan tersebut, tentunya juga terdapat hikmah pembelajaran jarak jauh yang diterapkan saat ini, antara lain

  • Siswa maupun guru mendapatkan kuota internet gratis guna menunjang pembelaran sekolah.
  • Siswa maupun guru dapat menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran daring. Di era disrupsi teknologi yang semakin canggih ini, guru maupun siswa dituntut agar memiliki kemampuan dalam bidang teknologi pembelajaran.
  • Dengan adanya kebijakan WFH, maka mampu memaksa dan mempercepat mereka untuk menguasai teknologi pembelajaran secara digital sebagai kebutuhan bagi mereka.

Walaupun pendidikan di Indonesia ikut terdampak adanya pandemi covid-19 ini, namun dibalik semua itu tentu terdapat pelajaran yang dapat diambil. Adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan pembelajaran jarak jauh melalui online, maka dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kesadaran dalam menguasai teknologi saat ini dan mengatasi permasalahan proses pendidikan di Indonesia. Semoga pandemi ini cepat berlalu.

Dimasa New Normal seperti ini ingat selalu pesan ibu, keluar rumah kalau penting saja. Dan ingat untuk selalu 3M. 3M sangat mudah untuk dilakukan dan bisa memutus rantai penyebaran virus Corona. Yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Mudah kan…

Teman teman, kalau kamu sayang keluarga jangan bawa virus ke rumah. Ingan selalu pesan ibu dan jangan lupa tonton videonya di ig : sman1kayen.