Subsidi  Kuota Internet Siswa SMA N 1 Kayen  Dalam  Belajar Daring

“Pendukung Pelaksanaan Belajar Online dan Penilaian akhir Tahun (PAT) secara Daring di Tengah Pandemi”

Pandemi Corona  yang hingga saat ini masih terjadi di Indonesia, berdampak pada segala aspek kehidupan. Tak terkecuali pada dunia pendidikan, peserta didik yang selama ini melaksanakan pembelajaran secara tatap muka di sekolah, kini harus menjalani pembelajaran secara daring di rumah masing-masing.

Semenjak pertengahan Maret 2020, pemerintah mengeluarkan kebijakan pelaksanaan pembelajaran daring untuk mencegah penyebaran virus Corona yang semakin meluas.

Demi menunjang terlaksananya pembelajaran daring secara efektif, pada  bulan April, SMA Negeri 1 Kayen memberikan subsidi kuota internet tahap 1 bagi peserta didik. Pembagian kuota internet dilakukan dengan cara mengirimkan kode voucher melalui nomor whatsapp peserta didik, sehingga peserta didik tidak perlu datang ke sekolah.

Dengan belum berakhirnya pandemi hingga dan diberlakukannya proses belajar secara daring secara berkelanjutan hingga mendekati pelaksanaan Penilan Akhir Tahun maka sekolah melakukan pembagian kuota tahap 2. Pada tahap ini disamping untuk  pembelajaran daring, kuota juga untuk menunjang pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun Pelajaran 2019/2020 yang dilaksanakan secara online dari rumah (jarak jauh) masing-masing peserta didik dengan sarana perangkat android pribadi. Namun, bagi peserta didik yang tidak mempunyai android, sekolah sudah menyediakan fasilitas berupa komputer dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selanjutnya, serah terima subsidi kuota tahap 2 ini dilaksanakan di lingkungan SMA Negeri 1 Kayen, 3 Juni 2020 pagi yang diserahkan langsung oleh kepala SMA Negeri 1 Kayen dengan disaksikan oleh para wakasek beserta guru SMA Negeri 1 Kayen.

Kepala SMA Negeri 1 Kayen, Mulyono, S.Pd., M.Pd. menuturkan, “melihat kondisi yang sulit di tengah pandemi yang belum kunjung berakhir, pemberian kuota ini guna mendukung pembelajaran daring selama pandemi covid-19 belum berakhir. Disamping itu, pelaksanaan PAT (Penilaian Akhir Tahun) berbasis online harus tetap dilakukan. Oleh karena itu, kami pihak sekolah berharap dengan adanya  kuota gratis ini bisa sedikit meringankan beban orang tua”.

Demi menunjang proses pembelajaran On-line, kuota diberikan kepada seluruh peserta didik kelas X dan XI , serta kepada para pendidik. Total pada tahap 1 nilai pemberian kuota Rp. 34.056.000, sedangkan pada tahap 2 Rp 24.210.000. Kedua tahap subsidi tersebut diberikan dalam bentuk voucher internet dengan operator seluler menyesuaikan penggunaan masing-masing.

Salah satu siswa kelas XI, Marlina Yulianingrum mengatakan bahwa dirinya sangat senang mendapatkan kuota gratis internet, ia bangga menjadi salah satu peserta didik SMA N 1 Kayen karena di tengah pandemi covid 19 ini, sekolah benar benar peduli terhadap peserta didik. Di samping, menyediakan fasilitas yang peserta didik butuhkan selama pembelajaran daring juga untuk menunjang kelancaran pelaksanaan PAT.

Pihak sekolah berharap dengan adanya pembagian kuota gratis tahap 1 dan 2 ini dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik, walaupun dilaksanakan di rumah masing-masing. Selain itu, peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan kuota internet yang diberikan dengan bijak sesuai kebutuhan pembelajaran daring.